tanyadokter2

Newsletter

Saya ingin Berlangganan Artikel

Tips Seputar Nutrisi

Ketika Si Kecil Sariawan

Sariawan atau istilah medisnya stomatitis bisa saja terjadi pada siapa saja mulai dari balita hingga dewasa. Meskipun sariawan ini bukan penyakit yang serius namun rasanya tentu menganggu dan tak nyaman di mulut, mengganggu proses saat makan atau saat berbicara. Biasanya sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir atau pipi bagian dalam. Dapat terjadi pada lipatan gusi dengan daging pipi/bibir. Dapat juga terjadi pada langit-langit, di bawah lidah, permukaan lidah, bahkan terjadi pada tonsil (amandel).

Di dalam rongga mulut banyak terdapat bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan sariawan. Faktor lain yang menyebabkan sariawan, antara lain kesalahan menggosok gigi. Apabila jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati. Selain itu, bisa disebabkan tergigit atau terjatuh. Ada pula sariawan yang terjadi karena infeksi seperti infeksi virus, misalnya Herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut (hand foot and mouth disease).

Pada anak- anak,selain tidak mau makan, sariawan akan menyebabkan rewel sehingga akhirnya bisa saja berat badan sulit naik atau malah terjadi penurunan berat badan.

Bagi bayi dan anak yang sudah makan, cara mencegah sariawan antara lain makan dengan tenang agar bibir atau lidah tidak tergigit. Minimal 2 kali sehari membersihkan mulut dengan sikat gigi dan benang gigi. Bila menyikat gigi, sebaiknya jangan terburu-buru serta rutin mengganti sikat gigi bila bulu sikat sudah mulai rusak, berkumur dengan antiseptik jika ada gangguan sariawan, serta hindari stress. Perbanyak pula sayuran dan buah-buahan karena banyak mengandung vitamin C,B 2, B5, dan asam folat yang sangat bermanfaat mencegah sariawan.

Saat anak sariawan asupan susu/jus buah bisa diberikan dalam porsi lebih banyak daripada biasanya. Berikan suplementasi zinc, vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi atau es krim. Es Krim memiliki efek dingin yang cukup meredakan rasa perih dan mengandung nutrisi juga.

Suapi si kecil dengan perlahan-lahan dan sabar. Gunakan gelas minum karena dot bayi biasanya menyentuh sariawannya. Pada anak yang lebih besar, kumur air garam bisa sebagai antiseptik ampuh setara dengan obat kumur untuk membunuh kuman.

Share
Posted by Admin in Kesehatan Anak  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *