tanyadokter2

Newsletter

Saya ingin Berlangganan Artikel

Tips Seputar Nutrisi

10 Tips Ampuh Hadapi Anak Tantrum

crying-kliknutrisi

Tantrum adalah suatu kondisi emosional yang umumnya dialami oleh anak-anak usia 1-4 tahun, terjadi pada anak-anak yang belum mampu menggunakan kata-kata untuk mengekspresikan rasa frustrasi mereka akibat tidak terpenuhinya keinginan mereka, atau hanya sekedar ingin untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya saja.

Beberapa penyebab tantrum di antaranya adalah ada masalah keluarga, disiplin yang tidak konsisten, orang sekitar mengkritik terlalu banyak, orang tua yang terlalu protektif atau lalai, anak-anak yang tidak memiliki cukup cinta dan perhatian dari orang tua mereka, masalah dengan pernikahan, gangguan bermain, baik untuk masalah emosional orang tua, bertemu dengan orang asing, persaingan dengan saudaranya, memiliki masalah dengan bicara, dan penyakit atau sakit. Penyebab umum lainnya termasuk karena rasa lapar atau lelah.

Orang tua hendaknya dapat belajar bagaimana memelihara dan menegakkan disiplin secara efektif. Terlalu permisif dengan disiplin yang longgar membuat segala sesuatu harus dipenuhi tidak baik untuk kepribadian anak. Sebaliknya, terlalu otoriter juga tidak baik, coba sekali-kali gunakan gaya pengasuhan dengan lebih mendengarkan suara anak jadi usahaka adanya keseimbangan dalam pengasuhan, kapan orangtua perlu bertindak disiplin dan kapan perlu mendengarkan keinginan dan hak-hak anak.

Jika orang tua melihat si kecil tantrum, berikut tips yang bisa orang tua lakukan :

  • Tetap tenang.
  • Terus lakukan kegiatan anda, abaikan anak sampai dia lebih tenang dan tunjukkan aturan yang sudah disepakati bersama.
  • Jangan memukul anak Anda. Lebih baik mendekapnya dalam pelukan sampai ia tenang.
  • Cobalah untuk menemukan alasan kemarahan anak Anda.
  • Jangan menyerah pada kemarahan anak. Ketika orang tua menyerah, anak-anak belajar untuk menggunakan perilaku yang sama ketika mereka menginginkan sesuatu.
  • Jangan membujuk anak Anda dengan imbalan yang lain untuk menghentikan kemarahannya. Anak akan belajar untuk mendapatkan imbalan.
  • Arahkan perhatian anak pada sesuatu yang lain.
  • Singkirkan benda-benda yang berpotensi berbahaya dari anak Anda.
  • Berikan pujian dan penghargaan perilaku bila tantrum telah selesai.
  • Tetap jaga komunikasi terbuka dengan anak Anda.

 

Share
Posted by Admin in Kesehatan Anak  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *