tanyadokter2

Newsletter

Saya ingin Berlangganan Artikel

Tips Seputar Nutrisi

Tidur Cukup & Nyenyak Bantu Tingkatkan Imunitas Anak

2-nov-2016-kn

Kebutuhan untuk waktu tidur perhari rata-ratanya dipengaruhi oleh usia, semakin bertambah umur manusia akan semakin berkurang total waktu kebutuhan tidurnya. Hal ini dipengaruhi oleh pertumbuhan dan fisiologis dari sel-sel dan organ, pada bayi baru lahir kebutuhan tidur tinggi karena masih dalam proses adaptasi dengan lingkungan dari dalam rahim ibu, sedangkan pada lansia sudah mulai terjadi degenerasi sel dan organ yang mempengaruhi fungsi dan mekanisme tidur.

National Sleep Foundation (NSF) merekomendasikan berapa lama waktu tidur pada setiap usia berdasarkan para ahli terkait.

Berikut rekomendasi waktu ideal selama tidur berdasarkan usia:

  1. Usia  0 – 3 bulan, 14 – 17 jam per hari yang sebelumnya 12-18 jam per hari
  2. Usia 4-11 bulan, 12-15 jam per hari yang sebelumnya 14-15 jam per hari
  3. Usia 1-2 tahun, 11-14 jam per hari yang sebelumnya 12-14 jam per hari
  4. Usia 3-5 tahun, 10-13 jam per hari yang sebelumnya 11-13 jam per hari
  5. Usia 6-13 tahun, 9-11 jam yang sebelumnya 10-11 jam.
  6. Usia 14-17 tahun, 8-10 jam per hari yang sebelumnya 8,5 – 9,5 jam per hari
  7. Usia 18-25 tahun, 7-9 jam per hari
  8. Usia 26-64 tahun 7-9 jam
  9. Usia 65 ke atas yakni 7-8 jam per hari

Berdasarkan penelitian pada tahun 2011 dari European Heart Journal menyebutkan, orang yang memiliki waktu tidur yang kurang memiliki risiko penyakit jantung koroner sampai 48% dalam waktu 7 hingga 25 tahun. Serta dalam jangka waktu yang sama, akan menyebabkan stroke sampai meninggal sebesar 15%.Tidak hanya itu, memiliki waktu tidur berlebih juga tidak baik, pasalnya akan menimbulkan risiko penyakit jantung koroner 38% dan 65% terkena stroke

Tidur yang berkualitas akan mengoptimalkan detoksifikasi tubuh, mengoptimalkan perbaikan sistem metabolisme, mengoptimalkan perbaikan sel-sel yang rusak dengan demikian makan sistem imunitas tubuh pun akan lebih baik sehingga seseorang akan jarang untuk sakit.

Share
Posted by Admin in Kesehatan Anak  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *